Selamat Datang di blog Ilham Ramdan

Senin, 31 Desember 2012

aku suka kamu akhi..

“Ich, Kenapa sih, kok islam melarang pacaran?!” Begitu keluhan Annisa (nama samara) seorang wanita modis yang saya kenal di Facebook.
Buat Annisa ia melihat ada sisi positif yang bisa diambil dari pacaran ini. Pacaran atau menurutnya ‘Penjajakan’ antara dua insan lain jenis sebelum menikah sangat penting agar masing-masing pihak dapat mengetahui karakter satu sama lainnya.. (dan biasanya untuk memahami karakter pasangannya ada yang bertahun-tahun berpacaran lho!).
”Jadi dengan berpacaran kita akan lebih banyak belajar dan tahu, tanpa pacaran?? Ibarat membeli kucing dalam karung! Enggak deh…!” jelasnya.
Lalu ia menambahkan,  “Bila suka dan serius bisa diteruskan ke pelaminan bila tidak yaaa cukup sampai disini.. bye-bye !! Mudahkan?” dengan nada santai.
***
 Saya Jawab: “Hmm… Annisa tidak kah engkau melihat dampak buruk dari berpacaran ini, ketika masing-masing pihak memutuskan berpisah?
Annisa apakah engkau yakin benar apabila “Putus dari Pacaran” hati ini tidak sakit? Benarkah hati ini bisa melupakan bekas-bekas dari pacaran itu? Tidakkah hati ini kecewa, pedih, atau ikut menangis bersama butiran air mata yang menetes??
Sulit dibayangkan.. Karena memang begitulah yang saya lihat didepan mata menyaksikan orang yang baru saja putus pacaran.
Bila memang kita tanya semua wanita muslimah seusia Annisa (yang sedang beranjak dewasa/ABG) maka akan melihat ‘Pacaran’ ini dengan sejuta nilai positif. Jadi, jangan merasa aneh bila kita dapati mereka merasa malu dengan kawannya karena belum punya pacar.
***
Wahai Ukhti Muslimah..! Mari kita tela'ah bersama dengan lebih dalam. Berdasarkan fakta yang ada, bila anda mau menengok sekilas ke surat kabar, tetangga sebelah atau lingkungan sekitar, siapa sebenarnya yang banyak menjadi korban ‘keganasan’ dari pacaran ini?
Wanita bukan?
Bila anda setuju dengan saya, Alhamdulillah berarti hati anda sedikit terbuka.
Yaaa.. coba lihat akibat dari berpacaran ini. Awalnya memang hanya bertemu, ngobrol bareng, bersenda gurau, ketawa ketiwi, lalu setelah itu?? Tentu saja setan akan terus berperan aktif, dia baru akan meninggalkan keturunan Adam ini setelah terjerumus dalam dosa atau maksiat.
Pernahkah anda mendengar teman atau tetangga Ukhti hamil diluar nikah?
Suatu klinik illegal untuk praktek aborsi penuh dengan kaum wanita yang ingin menggugurkan kandungannya?
Karena sang Pacar lari dengan langkah seribu karena tidak mau kedua orangtuanya tau?
Atau pernahkah engkau membaca berita ada seorang wanita belia yang nekat bunuh diri minum racun serangga karena baru saja di putuskan oleh kekasihnya??
Sadarkah kita, bahwa sebenarnya kaum ~KAMU~ kaum hawalah yang banyak dieksploitasi dari ajang pacaran ini?
Sungguh, Islam telah memuliakan wanita dan menghormati kedudukan mereka. Islam juga telah mengatur kaidah-kaidan berupah batasan-batasan yang baik demi penjagaan kaum wanita. Tidak percaya? Lihat hadits ini,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
”Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya.” (HR.Bukhari, Muslim dan Ahmad).
Islam melarang laki-laki untuk berduaan tanpa ada orang ketiga karena islam tidak menginginkan terjadinya pelecehan ‘seksual’ terhadap wanita. Bukan karena Islam membenci wanita seperti yang dipropagandakan barat dengan mulut jahat mereka, tetapi demi melindungi ~KAMU~ wanita. Wanita itu ibarat sebuah berlian indah yang ada disebuah mahkota paling agung di dunia tidak sembarangan orang yang boleh mengenakannya kecuali mereka yang benar-benar baik dan dapat menjaga kesucian berlian itu dari tangan-tangan yang tidak pantas untuk dirinya, dengan penjagaannya hingga mati. Mutiara yang ayu yang terkunci rapat disebuah kerang yang kuat. Sebuah keindahan yang tiada tara. Yang tercipta dari tulang rusuk kaum adam yang kelak tulang rusuk itu kembali  disatukan kepada adam-adam yang memang pantas untuknya. Saking berharganya engkau wahai wanita Muslimah kaum laki-laki bahkan tidak diperkenankan melihat Jelitanya dirimu. karena mereka takut bilamana melihat indah matamu mereka yakin ada desiran halus perasaan cinta dan mereka tidak mau memalingkan rasa cinta mereka pada Illahi untuk ~KAMU~ untuk saat ini. Disaat seperti ini. Dikeadaan yang belum halal dan belum tepat.
Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman:
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: “Hendaklah engkau menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka perbuat”.” (QS. An-Nur[24]:30)
Dan kaum laki-laki pun Islam melarang mereka menyentuh wanita yang bukan mahramnya coba simak hadits ini :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sungguh bila kepala salah seorang ditusuk dengan besi panas lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR.Thabrani, dalam Mu’jamul Kabir).
***
Nah, jelas bukan mengapa islam melarang pacaran?
Islam memuliakan wanita dengan jalan menjadikan mereka pendidik generasi mendatang dan menggantung baik buruknya umat kepadanya. Islam mewajibkan wanita menutup aurat untuk menyelamatkan mereka dari tangan-tangan jahil dan menghindari masyarakat dari ekses-ekses negatifnya.
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuan dan istri-istri orang mukmin agar menggulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikaian itu agar lebih mudah dikenal yang karenannya mereka tidak mudah di ganggu orang.” (QS. Al-Azhab[33]: 59)
Bila memang seorang laki-laki ingin serius menjalin hubungan dengan seorang wanita, maka islam telah menyediakan sarananya, yaitu menikah. Karena islam Bukanlah agama yang kaku, maka islam menganjurkan kepada masing-masing pihak untuk saling berkenalan (ta’aruf). Tentu saja tidak berduaan lho, harus ada pihak ketiganya. Setelah itu? Yaaa, selamat bertanya tentang biografi calon pasangan anda, apabila kurang jelas, masih kurang yakin.. Islam menganjurkan mereka untuk shalat istikharah agar diberikan pilihan yang mantap agar nantinya Insya Allah akan berakibat baik bagi dunia dan akhirat kedua belah pihak. Setelah mantap dan yakin akan pilihannya.. Kuatkan azzam (tekad), dan Bismillah, Menikah..! Indah bukan J

Mengutip sedikit sebuah kata-kata mutiara yang ada di Novelet “Dalam Mihrab Cinta”:
“Hampir disemua mata lelaki ada binar Liar Serigala ketika melihat perempuan yang hampir semua wajah dan mata perempuan itu memiliki sihir yang mampu mengubah lelaki menjadi serigala. Maka sebaiknya memang keduanya saling menjaga. Agar tetap menjadi manusia yang mulia dan tidak berubah menjadi manusia Serigala.”
Agung Wicaksono
Cibinong, PEMDA-Perpustakaan Umum,
Masjid Raya Bogor, UIKA-Al Hijri 2, Bogor.
30 April 2012 -08 Mei 2012

0 komentar:

Posting Komentar