Sekilas Tentang Android
Android adalah
sistem operasi untuk perangkat mobile seperti smartphone dan tablet
yangberbasis Linux. Android pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Android,
Inc. yangdidirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada Oktober 2003. Para pendiri perusahaan
tersebut adalah Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Kemudian
Googlemengakuisisi Android Inc. pada 17 Agustus 2005 secara penuh. Para pendiri
perusahaan tersebut tetap bekerja bersama Google setelah akuisisi.Google
merilis source code dari Android sebagai open-source kepada umum di bawah
ApacheLicense dan GNU General Public License. Android Open Source Project
(AOSP) dibentuk untuktujuan pemeliharaan dan pengembangan lebih jauh dari Android.Saat
ini Android dikenal sebagai smartphone yang paling banyak terjual di seluruh
dunia denganlebih dari 300 juta perangkat Android terhitung pada Februari 2012,
dimana terdapat kira-kira850,000 perangkat Android baru per hari. Pada grafik
di bawah ini diperlihatkan persentasepenggunaan sistem operasi Android
dibandingkan dengan sistem-sistem operasi lain yangdigunakan pada perangkat
smartphone. Grafik ini jelas memperlihatkan pertumbuhan Androidyang luar biasa
dari tahun ke
tahun mulai saat ia diperkenalkan hingga saat ini
yangpenggunaannya melampaui para pesaingnya.
Sifat sistem
operasi Android yang open source membuat pihak manufaktur mampu menjual perangkat
mobile dengan harga murah, dengan demikian ada begitu banyak orang yang mampu membeli
perangkat tersebut dengan harga yang terjangkau. Dengan harga yang lebih murah,
seseorang bisa mendapatkan sebuah smartphone Android dengan fitur yang sama
lengkapnya dengan smartphone lain. Saat ini besarnya dukungan programmer dalam
menghasilkan berbagai aplikasi membuat dunia Android menjadi semakin hangar
bingar. Instalasi di PC Windows Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah
instalasi Android SDK di PC berbasis Windows. Walaupun Android SDK bisa
di-instal di sistem operasi Mac dan Linux, namun uraian tersebut tidak akan
dijelaskan di sini. Berikut ini adalah langkah-langkah instalasi software yang
harus dipersiapkan sebelum melakukan pemrograman Android. Silakan meng-instal
software-software di bawah ini secara berurutan.
1. Java Development Kit (JDK)
JDK dibutuhkan
karena Android adalah bahasa yang berbasis Java. Versi minimum yang dianjurkan
adalah JDK 5 atau JDK 6. Perhatikan bahwa yang dibutuhkan adalah JDK, bukan
Java Runtime Environment (JRE) karena ia tidak mencukupi untuk melakukan proses
compile program. JDK bisa di-download gratis pada alamat situs web berikut ini:
http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html
2. Eclipse 3.6 (Helios)
Ada beberapa
versi Eclipse yang beredar saat ini, namun untuk keperluan pemrograman Android
dibutuhkan Eclipse Helios atau versi yang lebih baru. Eclipse 3.5 (Galileo) dan
yang sebelumnya tidak bisa digunakan. Untuk mendapatkan instalasi Eclipse
Helios, silakan men-download-nya dari situs web berikut ini: http://www.eclipse.org/helios Pada halaman
download akan ditampilkan beberapa tipe Eclipse. Tipe yang dianjurkan untuk
keperluan ini adalah salah satu dari di bawah ini:
·
Eclipse IDE for Java Developers
·
Eclipse Classic
·
Eclipse IDE for Java EE Developers
Instalasi
Eclipse dikemas dalam bentuk file ZIP. Setelah mendapatkan file tersebut,
silakan ekstrak dan tempatkan file-file tersebut di dalam sebuah folder
misalnya C:\Eclipse. Tidak ada langkah instalasi yang perlu dilakukan karena
Eclipse bisa langsung dijalankan dengan file Eclipse.exe.
3. Android SDK Tools
Ini adalah
komponen utama untuk pemrograman Android yang harus ada. SDK ini dapat
diperoleh gratis dari situs web ini:
http://developer.android.com/sdk/index.html Instalasi software ini harus
diikuti dengan langkah inisiasinya yang akan dijelaskan pada bagian selanjutnya
setelah ini.
4. ADT Plugin untuk Eclipse
Eclipse adalah
sebuah development tool yang terbuka dan ia memungkinkan
pengembang
software pihak ke-tiga untuk membuat plugin atau komponen tambahan yang bisa
dipasang ke dalam Eclipse. ADT Plugin adalah salah satu contoh plugin yang
dikembangkan Google agar Eclipse bisa menggunakan Android SDK.
Silakan
mendapatkan ADT Plugin pada alamat situs di bawah ini.
http://developer.android.com/sdk/eclipse-adt.html
ADT Plugin dikemas dalam bentuk file ZIP. Setelah file ini diperoleh, silakan
mengekstrak dan menempatkannya dalam sebuah folder misalnya C:\ADT. Tidak ada
langkah instalasi yang perlu dilakukan namun nantinya software ini harus
diinisiasi di dalam Eclipse, yang akan dijelaskan pada bagian berikut ini.
Inisiasi Android SDK
Android SDK
perlu diinisiasi karena instalasi software ini tidak serta merta meng-instal
Android Application Programming Interface (API), namun hanya komponen utama
seperti SDK Manager yaitu sebuah program untuk men-download komponen SDK dan
Android API. Jadi sebelum SDK Manager dijalankan, instalasi Android SDK
belumlah selesai karena ia masih kosong. Silakan ikuti langkah-langkah berikut
ini untuk menyelesaikan instalasi.
1. Pada Windows jalankan program Android SDK
Tools >>>SDK Manager.
2. Perhatikan bahwa program ini akan membuat
koneksi ke Internet untuk men-download data-data. Jika Anda bekerja menggunakan
komputer pribadi di rumah, kemungkinan Anda tidak menemukan masalah selama bisa
terhubung ke Internet. Namun jika perangkat yang digunakan adalah komputer
milik kantor, umumnya ada proxy server di jaringan perusahaan yang mengatur
koneksi sebuah komputer karyawan ke Internet. Jika ini adalah situasinya, maka
ada konfigurasi pada SDK Manager yang harus diatur hal ini serupa jika Anda
menggunakan Internet browser, dimana user ID dan password jaringan harus
dimasukkan untuk melewati proxy server. Langkah ini boleh diabaikan jika
koneksi Internet tidak melalui proxy server. Pada SDK Manager, jalankan menu
Tools>>>> Options
Masukkan nama server atau IP
Address dari proxy server berikut nomor port-nya.
3. Tandai komponen dan API yang ingin
di-download. Berikut ini adalah contoh
pilihan-pilihan yang ditandai untuk di-download. Jika daftar tersebut
tidak muncul, jalankan menu Packages
>>> Reload.
Jika koneksi Internet adalah
melalui proxy server, maka Anda akan diminta memasukkan User ID dan password
jaringan, berikut nama domain-nya.
4. Setelah nama-nama komponen muncul di dalam
daftar dan pilihan-pilihannya ditandai, silakan melanjutkan dengan menekan
tombol Install ... packages.
Inisiasi ADT
Plugin ADT Plugin yang telah diekstrak perlu diinisiasi di dalam Eclipse dengan
langkah sebagai berikut.
1.
Jalankan Eclipse dan buka menu Help >>> Install New Software
2.
Klik tombol Add untuk menambahkan sebuah
plugin. Karena plugin tersebut telah ada
di dalam komputer, klik tombol Local dan arahkan kepada folder hasil ekstrak
ADT Plugin tadi.
3. Pada
contoh ini lokasi ADT Plugin adalah C:\ADT-16.0.1, dan ini bisa berbeda dengan
lokasi pada komputer Anda.
Pilih semua
pilihan komponen yang ada, kemudian klik Next untuk melanjutkan.
4. Untuk memeriksa hasil inisiasi, jalankan menu
Window pada Eclipse.
Sekilas akan
tampak dua tambahan menu
baru yaitu
Android SDK Manager dan AVD
Manager – sebuah
tanda yang bagus.
Namun mari
lanjutkan lebih jauh dengan
memilih menu
Preferences.
5. Pilih Android pada window Preferences dan
perhatikan sejumlah API yang telah terinstal
sesuai
dengan pilihan yang dibuat saat menginisiasi Android SDK di langkah sebelumnya.
Jika apa yang tampak pada komputer
sudah sama dengan yang ditunjukkan di atas, maka dipastikan instalasi sudah
dilakukan dengan benar.
Menggunakan AVD Manager
Program
ke-dua yang ada di dalam Android SDK adalah AVD Manager. AVD adalah kependekan
dari Android Virtual Device, yaitu
program emulator Android. AVD memungkinkan seorang programmer untuk menjalankan
program Android di dalam PC yang mengemulasikan perangkat handset atau tablet
Android. Cara ini sangat membantu programmer karena ia bisa menguji coba
programnya pada berbagai tipe perangkat Android tanpa ia harus menggunakan
perangkat
yang sesungguhnya. ikuti langkah-langkah
berikut ini untuk membuat dan menggunakan AVD.
1.
Pada Windows jalankan menu Android SDK
Tools >>> AVD Manager.
Secara alternatif AVD Manager bisa
juga
dijalankan dari Eclipse melalui
menu
Windows >>>
AVD Manager.
2.
Saat AVD Manager dijalankan pertama kali,
kemungkinan tak ada virtual device di dalamnya. Klik tombol New untuk membuat
sebuah virtual device.
Tabel berikut ini dapat sebagai
panduan untuk membuat sebuah virtual device. Sebuah virtual device dengan
ukuran layar dan kekerapatan pixel tertentu dapat diperoleh dengan memilih
kofigurasi yang bersangkutan.




















0 komentar:
Posting Komentar